Kita sering merindukan keajaiban...

Dan terjadilah hal-hal ini:
Sakit keras, tahu-tahu sembuh. Itulah keajaiban!
Tabrakan maut, hanya kita yang selamat. Itulah keajaiban!
Divonis mandul, akhirnya punya anak. Itulah keajaiban!
Anak badung, tiba-tiba soleh. Itulah keajaiban!

Betulkah itu keajaiban? Ya, betul...

Tapi, yang sebenarnya, kalau anda TIDAK PERNAH mengalami sakit keras, tabrakan maut, dan divonis mandul, itu saja sudah cukup disebut keajaiban... Betul apa betul?

Selain itu... Kalau hidupmu baik-baik saja... Lebih sering sehat drpd sakit. Lebih sering senyum drpd nangis. Lebih sering kenyang drpd lapar... Itu pun sudah cukup disebut KEAJAIBAN. Karena sungguh, tak semua orang menikmatinya...

Jangan lagi kita menunggu ini-itu untuk bersyukur. Sekiranya kita menjauhi kufur dan rajin bersyukur, niscaya rezeki semakin deras mengucur. Bukankah nikmat-Nya teramat banyak, tak terukur? --- ditulis oleh Ippho Santosa

Post a Comment

Ads Top Post Grid

Iklan Dibawah Artikel

Pengaturan Iklan Tengah

var setting = { taghtml: "br", index: "3" };